LPM UIN Maliki Dampingi Prodi Teknik Informatika Siapkan Borang Akreditasi BAN-PT

Rosihan Aslihuddin dan Iswahyudi Mereviuw borang Prodi teknik Informatika di Swiss Bellin Hotel Malang

LPM UIN Malang – Program Studi Teknik Informatika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam beberapa bulan sebelumnya telah berjibaku bersama tim persiapan akreditasi untuk menyiapkan instrument borang akreditasi. Prodi teknik informatika yang akan habis masa akreditasinya pada tanggal 13 Februari 2019 telah menyiapkan segala persyaratan perpanjangan masa akreditasi yang dibutuhkan, termasuk instrument borang yang masih menggunakan 7 standart. Persiapan penulisan dan pemenuhan kebutuhan borang akreditasi untuk masa perpanjangan ini diakui telah menyita banyak waktu bagi pengelola prodi teknik informatika, pasalnya terdapat banyak hal yang harus dilengkapi terlebih deadline waktu submit borang yang harus segera dilakukan sebelum masa berlaku habis.

Berbekal dengan tim yang solid, ketua prodi teknik Informatika Cahyo Crysdian sebelumnya juga mengundang tim Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk memberikan review dan masukan atas borang yang telah selesai disiapkan. Merespon undangan yang diberikan (3/8), LPM UIN Maliki Malang diwakili oleh Abdul Malik Karim Amrullah (Kapus Audit dan Pengendali Mutu) melakukan review di tahap I bersama jajaran tim penyusun borang.

Demi melengkapi dan menyiapkan instrument borang akreditasi dengan baik, prodi teknik informatika kemarin (3/9) melanjutkan untuk tahap review yang ke II. Kegiatan review tahap ke II dilaksanakan di Hotel Swiss Bellin Malang dengan agenda finalisasi review borang akreditasi prodi Teknik informatika. Tim LPM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada finalisasi review tahap II di undang yang dihadiri oleh plt.Ketua LPM Muthtadi Ridwan, Rosihan Aslihudin (Staf Professional LPM) dan Iswahyudi (Staf LPM) memberikan masukan mulai dari penyajian data kuantitatif (SAPTO) dan data kualitatif yang terdiri dari instrument borang 3a, 3b dan Evaluasi diri.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, borang prodi teknik informatika memperoleh beberapa masukan penting dan cara menyajikan data yang tepat untuk benar-benar siap dalam proses submit, karena menurut pengalaman tim LPM UIN Maliki Malang yang juga sebagai eksekusi dalam tahap submit banyak beberapa prodi yang tidak mengetahui tahapan dan detail teknis yang harus dilampirkan saat submit sehingga terjadi penolakan oleh sistem yang berakibat pada keterlambatan proses asesmen kecukupan dan lapangan. (red.ms)

Written by