Tak Banyak Temuan, Audit 2nd Surveillance ISO 9001:2015

Auditor Yulius Untung bersama Pimpinan UIN Maliki Malang Menyampaikan Ekspose Hasil Audit

LPM UIN Malang – Selama dua hari 2-3 Desember 2018 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang disambangi auditor PT. Decra Group Indonesia. Tak banyak temuan, audit  2nd Surveillance ISO seri 9001:2015 tahun 2018 yang dilakukan oleh Sholihin A Dermawan dan Yulius Untung di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dapat dikatakan stabil sehingga cukup melegakan pimpinan universitas.

Kegiatan yang merupakan agenda tahunan Lembaga Penjaminan Mutu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini disambut dengan baik oleh para auditee yang dijadwalkan akan di audit selama dua hari. Seperti audit sebelumnya, kali ini auditor mengambil 6 sampel penting yang akan dijadikan bahan perbaikan dan saran manajemen di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Enam sampel tersebut diantaranya adalah. Lembaga Penjaminan Mutu, Bagian Kerjasama, Bagian OKH, Bagian Perencanaan dan Keuangan, Bagian Umum dan Fakultas Sains dan Teknologi.

Setelah terpenuhi, Yulius Untung selaku auditor pada 3 Desember 2018 menyampaikan ekspose terkait hasil temuan yang diperoleh selama dua hari. Pada seremonial ekspose hasil audit ini juga dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Dekan dan Kabiro, Kasubag di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Yulius Untung mewakili lead auditor menyampaikan bahwa audit kali ini terdapat 1 temuan mayor dan 6 temuan minor. Meskipun hasilnya sudah berkurang dari pada audit 1st Surveillance ISO sebelumnya, namun janji dan komitmen untuk saran dan perbaikan bagi satuan kerja yang ditemukan kekurangannya wajib segera ditindaklanjuti sesuai klausul ISO yang telah disepakati, tegasnya saat ekspose.

Abd. Haris selaku rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang juga menambahkan bahwa “sejatinya audit atau evaluasi manajemen yang telah dilakukan ini tidak dimaknai negatif, sehingga akan menjadi beban pada diri masing-masing. Baiknya, kita maknai sebagai hal yang positif sehingga kita sadar dan tahu kelemahan pelayanan yang selama ini kita berikan kepada seluruh stakeholeders” Jelasnya. (red.ms)

Written by