MALANG – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang terus mematangkan persiapan Audit Mutu ISO yang merupakan agenda rutin demi mempertahankan standar mutu internasional. Langkah ini diambil menjelang pelaksanaan 2nd Surveillance Audit ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 yang dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 18-19 Juni 2026.
Guna menyamakan persepsi dan kesiapan, LPM menggelar rapat koordinasi intensif pada Rabu (17/06/2026) di ruang meeting LPM lantai 4. Rapat penting ini dipimpin langsung oleh Ketua LPM UIN Malang, Prof. Dr. Sri Harini, M.Si. Dalam arahannya, Sri Harini menekankan bahwa proses audit ISO bukanlah sekadar formalitas di atas kertas, melainkan agenda rutin yang krusial yang wajib disadari oleh unit kerja di lingkungan UIN Malang. Sejak berhasil melakukan resertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 pada tahun 2023 lalu, UIN Malang terus berkomitmen menjaga ritme tersebut sebagai budaya menjaga mutu di lingkungan Universitas.
“Audit ini merupakan bagian dari komitmen dan agenda rutin kita untuk terus mengevaluasi serta meningkatkan pelayanan dan mutu di lingkungan UIN Malang. Karena kita sudah menyandang sertifikasi bertaraf internasional, maka kualitasnya harus tetap terjaga dan terus di tingkatka,” ujar Prof. Sri Harini di sela-sela memimpin rapat.

Berdasarkan linimasa yang telah disusun, pelaksanaan 2nd Surveillance Audit ISO UIN Malang kali ini akan dijadwalkan bergulir selama dua hari, tepatnya pada tanggal 18-19 Juni 2026.
Untuk mengukur konsistensi penerapan standar mutu secara objektif, tim auditor telah menetapkan 9 sampel unit kerja di lingkungan UIN Malang. Pengambilan sampel ini dilakukan secara komprehensif, mencakup lini organisasi dari level Top Management hingga ke tingkat unit kerja teknis.
Nantinya, jalannya proses audit eksternal yang krusial ini akan dinahkodai oleh Bapak Sholichin Agung Darmawan yang bertindak sebagai team leader, serta didampingi oleh Rahardian Firmansyah selaku anggota auditor. Kombinasi tim auditor ini diharapkan dapat memotret implementasi sistem manajemen mutu di kampus berlogo Ulul Albab tersebut secara objektif dan konstruktif.





