MIU Login

Pengabdian Mutu: LPM UIN Malang Gaet STIPAK Malang

MALANG – Semangat kolaborasi dan kemajuan lintas institusi pendidikan di Malang Raya kembali bergaung. Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kini resmi melangkah bersama Sekolah Tinggi Pendidikan Agama Kristen (STIPAK) Malang dalam program pendampingan peningkatan mutu.

Sinergi apik ini bermula dari langkah proaktif STIPAK Malang yang mengajukan permohonan Memorandum of Understanding (MoU) kepada LPM UIN Malang untuk mendapat pendampingan dalam menggenjot kualitas mutu institusi mereka. Gayung pun bersambut. Ketua LPM UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Sri Harini, M.Si., menerima dengan sangat baik inisiatif tersebut sejak kunjungan perdana rombongan STIPAK pada Kamis, 30 Maret 2026 lalu.

Menyambut hangat kehadiran rombongan STIPAK kala itu, Prof. Sri Harini dengan lugas menegaskan komitmen institusinya. Baginya, keterbukaan dalam berbagi pengalaman terkait tata kelola mutu adalah kunci utama kemajuan bersama bagi seluruh institusi pendidikan di Malang Raya. Tidak boleh ada ilmu yang mandek di satu tempat saja.

Setelah melalui tahap pengkajian internal oleh tim LPM UIN Malang, kedua belah pihak akhirnya bersepakat untuk meresmikan ikatan ini. Sebagai payung hukum kerja sama yang lebih luas dan terarah, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) sukses dijadwalkan dan digelar pada 17 April 2026, bertempat langsung di kampus STIPAK Malang.

Agenda penandatanganan ini berlangsung khidmat sekaligus santai, dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tinggi STIPAK serta tim penuh dari LPM UIN Malang. Pertemuan ini menjadi penanda resminya langkah awal kerja sama pendampingan mutu di lingkungan STIPAK Malang.

Di sela-sela agenda tersebut, Prof. Sri Harini kembali memberikan suntikan semangat melalui sambutannya yang menginspirasi. Ia menekankan esensi dari pengabdian sejati yang diusung oleh LPM UIN Malang.

“Kami tidak memandang besar kecilnya kampus yang kami dampingi, karena tujuan berbagi dan pengabdian kami tidak lagi memandang besar kecilnya kampus namun kami juga ingin melihat bahwa apa yang kami miliki juga bisa memberikan manfaat bagi kampus lain,” terangnya penuh kehangatan.

Langkah kolaboratif antara UIN Malang dan STIPAK ini diharapkan tidak hanya menjadi catatan administratif di atas kertas, tetapi juga membuahkan hasil nyata dalam peningkatan standar mutu pendidikan tinggi, serta membuktikan bahwa semangat berbagi tak pernah mengenal batas institusi. (red-ms)

Berita Terkait