MIU Login

PTP UIN Maliki Malang Selesai Gelar Yudisium PKDP 2026

BATU – Rangkaian program Pengembangan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 secara resmi mencapai puncaknya. Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang bertindak sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) sukses menggelar seremonial Yudisium bagi para peserta pada 30 Juli 2026 di Hotel Aston Inn Batu.

Pengukuhan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian pembelajaran intensif PKDP yang telah dilaksanakan sejak 8 hingga 19 Juni 2026. Sebanyak 253 peserta yang dinyatakan lulus mengikuti skema yudisium secara hybrid. Peserta dapat hadir secara tatap muka (onsite), sementara peserta yang berdomisili di luar Provinsi Jawa Timur atau berhalangan hadir mengikuti jalannya acara secara daring via Zoom Meeting.

Agenda sakral ini dibuka secara langsung oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, S.Ag., M.Si. Dalam sambutannya, Prof. Ilfi menyampaikan bahwa yudisium bukan sekadar akhir pembelajaran, melainkan penanda dimulainya perjalanan panjang para dosen muda sebagai akademisi yang siap mengemban amanah di dunia pendidikan tinggi.

Pose bersama Rektor Beserta pimpinan dan peserta onsite berfoto bersama

Menurut Ilfi, akademisi unggul adalah sosok yang mampu mengenali potensi diri, mengoptimalkan kelebihan, serta senantiasa membenahi kekurangan dari waktu ke waktu. Ia memaparkan tiga fondasi utama yang wajib dipegang teguh oleh seorang dosen unggul: Spiritualitas dan Religiositas yang kokoh, Intelektualitias yang terus berkembang dan Akhlak Terpuji yang mencerminkan nilai-nilai agama.

“Dosen tidak hanya dituntut menguasai bidang keilmuannya, tetapi juga harus memiliki kesadaran diri, pola pikir yang terus berkembang (growth mindset), serta semangat meningkatkan kompetensi sesuai tuntutan zaman, termasuk menjawab tantangan transformasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence),” tegas Prof. Ilfi.

Lebih lanjut, Rektor titip pesan agar seluruh alumni PKDP memegang teguh tujuh prinsip akademisi: menjadi dosen yang berkualitas, profesional, berwawasan kebangsaan dan kemanusiaan, berpikir visioner, memberi kebermanfaatan bagi masyarakat, menjadi role model, serta menjaga spiritualitas. Tugas dosen, tekannya, tidak sebatas mentransfer ilmu, melainkan membentuk karakter dan memberi inspirasi bagi bangsa.

Acara ditutup secara resmi oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. Beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada UIN Malang selaku PTP serta seluruh panitia penyelenggara.

Prof. Sahiron berharap, berbekal komptensi yang dibuktikan dengan sertifikat PKDP yang telah diraih, para peserta dapat kembali ke instansi masing-masing sebagai pendidik yang amanah, profesional, dan siap mencetak generasi masa depan bangsa yang cemerlang, pungkasnya disela jeda Istirahat melalui Zoom meeting.

Berita Terkait