MIU Login

Gelar AMI 2026, LPM UIN Malang Terapkan Seleksi Ketat Lewat Aplikasi EVAMI

MALANG – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi mengulirkan agenda tahunan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026. Tak sekadar rutinitas, AMI kali ini menerapkan standar kedisiplinan tinggi: hanya program studi (prodi) yang tuntas mengunggah Laporan Kinerja pada aplikasi EVAMI yang berhak melenggang ke tahap verifikasi.

Sikap tegas tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan resmi bernomor B-216/LPM/OT.01.7/09/2026 yang diterbitkan Ketua LPM UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Sri Harini, M.Si. Setelah masa perpanjangan unggah dokumen kinerja di aplikasi EVAMI resmi ditutup, LPM mengunci rekapitulasi data dari 55 prodi yang ada di lingkungan kampus Ulul Albab tersebut.

“Audit Mutu Internal merupakan instrumen krusial dalam menjaga napas dan budaya mutu institusi. Akuntabilitas data awal di aplikasi EVAMI menjadi penentu utama. Audit hanya dilaksanakan pada prodi yang telah mengisikan dan mengunggah laporan kinerjanya secara lengkap,” tegas Prof. Sri Harini.

Maraton Tiga Tahapan Utama Rangkaian AMI Tahun 2026 dirancang secara sistematis melalui tiga tahapan ketat sepanjang bulan September 2026:

  1. Audit Kecukupan (7–11 September 2026): Penelaahan dan verifikasi dokumen bukti kinerja prodi yang telah diunggah di EVAMI oleh tim auditor.
  2. Audit Lapangan (14–25 September 2026): Proses konfirmasi dan pemeriksaan fisik langsung yang melibatkan pimpinan UPPS, pimpinan prodi, dan tim auditor internal.
  3. Penyusunan Laporan dan Evaluasi (28–30 September 2026): Perumusan temuan audit, pemetaan area perbaikan, dan penyusunan rekomendasi peningkatan mutu.

Independensi Auditor Lintas Fakultas

Untuk menjamin objektivitas dan independensi, LPM UIN Malang menerapkan skema cross-auditing (audit silang). Auditor tidak bertugas di fakultas asalnya, melainkan diterjunkan ke unit pengelola prodi lain.

Sebagai contoh, auditor dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) ditugaskan menguji prodi di Fakultas Humaniora dan Fakultas Ushuluddin. Sementara auditor dari Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Ekonomi mengawal audit di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) dan Fakultas Syariah.

Melalui pelaksanaan AMI 2026 yang transparan dan terukur ini, LPM UIN Malang optimis seluruh siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) terus berjalan secara dinamis demi mempertahankan kualifikasi “Unggul” di kancah nasional maupun internasional.

Berita Terkait