11 Jan 2023

Siapkan Sesi Daring, Panitia Pelaksana PKDP UIN Malang Adakan Rapat Koordinasi Bersama Para Mentor dan Evaluator

Malang-Melanjutkan sesi luring yang diselenggarakan pada tanggal 19 sampai dengan 23 Desember lalu, panitia pelaksana PKDP (Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan rapat koordinasi untuk menyiapkan sesi daring. Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh 33 dosen yang dijadwalkan menjadi mentor dan evaluator selama sesi daring.

Rapat koordinasi berlangsung di Ruang Rapat LPM, Gedung Rektorat Lantai IV, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Rapat dimulai pada pukul 13.00 WIB dan berakhir pukul 16.30 WIB. Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor bidang Akademik, Umi Sumbulah, dan Barnoto, selaku Kepala Biro Administrasi, Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (Kabiro AAKK).

Bertindak sebagai pemimpin rapat, Helmi Syaifuddin selaku Ketua Pelaksana PKDP UIN Malang. Setelah membuka forum, ia mempersilahkan Wakil Rektor Bidang Akademik untuk memberikan sambutan.

Umi Sumbulah menyatakan bahwa PKDP merupakan salah satu program non gelar dari LPDP yang dititipkan ke UIN Malang. Pihaknya merasa bersyukur karena UIN Malang dipercaya oleh Kemenag dan PKDP untuk menjadi pelaksana program-programnya, termasuk PKDP ini.

“Kita akan melakukan pendampingan kepada peserta PKDP dari 1700 peserta serdos, UIN Malang kebagian 120 kelas dengan latar belakang agama yang beragam, mulai dari Tulungagung, Kediri, Blitar, Jember, Ponorogo, dan Bali” paparnya.

Sebelum mengakhiri sambutan, Umi Sumbulah berpesan bahwa tim mentor dan evaluator yang sudah dibentuk harus segera berkoordinasi untuk menyamakan persepsi supaya materi pendampingan di sesi daring tidak tumpang tindih dengan materi yang telah disampaikan pada saat sesi luring.

Selanjutnya giliran Helmi Syafiuddin menjelaskan teknis pendampingan atau mentoring PKDP. Pendampingan akan dimulai pada 16 Januari sampai dengan 9-10 Maret. Jam pelatihan seluruhnya ada 200 jam dibagi menjadi beberapa sesi, yaitu Perencanaan Pembelajaran, Video interaktif, Penilaian Pembelajaran, Artikel ilmiah, dan Ekspos Karya. 

“Bapak/Ibu para mentor dan evaluator harap nanti berkoordinasi dulu dengan timnya masing-masing. Jangan sampai peserta mendapatkan tugas yang sama sekali baru dan sangat berbeda dengan apa yang sudah mereka dapatkan di sesi luring.Jadwal pendampingan sangat padat dan tagihannya banyak, jadi kita jangan sampai menambah beban mereka” papar Helmi.

Forum diselingi dialog tanya-jawab. Beberapa peserta rapat mengusulkan perubahan jadwal dan skema pendampingan. Misalnya pada sesi pendampingan penyusunan artikel ilmiah, Sani Supriyanto, Rohmani Nur Indah, dan beberapa peserta lainnya mengusulkan supaya peserta langsung dibagi ke dalam bidang keilmuan dan dibagi kelompok sesuai jumlah mentor. Selain itu, juga perlu ditargetkan artikel hasil pendampingan harus di submit ke jurnal terakreditasi Sinta 3 atau 4. Usulan tersebut diterima oleh panitia dan akan segera ditindaklanjuti.(red/sp)