22 Jun 2020

LPM UIN Malang Selenggarakan Interpretation and Audit Skill Course

Malang, Selasa (22/6/2020) Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang selenggarakan kegiatan Interpretation and Audit Skill Course. Meskipun kondisi dalam masa pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat tim untuk menyelenggarakan agenda pelatihan skill audit mutu internal di metting room lantai 4 LPM UIN Malang dengan sejumlah protokol kesehatan.

Peserta yang merupakan dosen dan delegasi dari masing-masing program studi di UIN Maulana Malik Ibrahim malang ini akan di gembleng selama 2 hari (22-23/6) untuk diproyeksikan menjadi calon auditor internal di lingkungan UIN Malang. Fasilitator pelatihan yang bekerjasama dengan PT. Decra Indonesia ini dihadiri oleh Sholichin A. Darmawan (melalui zoom meeting), Ainun Nadjib dan Yulius Untung selaku narasumber utama dalam sesi pelatihan.

Diawal acara juga telah berlangsung pembukaan kegiatan yang disampaikan oleh Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag selaku rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam sambutannya Abd Haris menyampaikan “LPM ini mengawali kegiatan mutu yang sangat cepat, melalui kegiatan ini nantinya kampus juga akan merumuskan konsep smart campus dan nantinya para calon auditor inilah yang akan mengawal dan mengontrol rencana besar ini” terangnya.

Abdul Malik Karim Amrullah selaku ketua LPM UIN Malang menegaskan kembali bahwa “kegiatan ini merupakan awal bagi para calon auditor untuk menambah wawasan dan sekaligus mengambil peluang untuk turut serta dalam kegiatan audit yang menjadi agenda tahunan LPM UIN Malang” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri dari oleh 35 dosen yang telah direkomendasikan pimpinan masing-masing Fakultas. Desain pelatihan mengikuti protokol kesehatan Covid-19 sehingga setiap peserta diwajibkan untuk memakai masker, membawa handsanitizer dan menjaga jarak aman. Pengaturan tempat pelatihan untuk peserta juga dibuat berjarak, akan tetapi juga tidak mengurangi subtansi setiap sesi pelatihan sehingga harapannya nanti peserta benar-benar mengikuti setiap sesi dengan komitmen penuh. Abdul Aziz menjelaskan “setiap peserta harus mengikuti pelatihan dengan baik, disiplin dan mengkuti semua sesi pelatihan, misalkan ada yang tidak ikut tahapan seperti pre-test dan post-test bisa dipastikan gagal melanjutkan sesi berikutnya” pungkasnya selaku kepala pusat audit mutu internal. (red.ms)